Arianti Pakai Bonus Asian Para Games untuk Musnahkan 6 Sifat Buruknya

JawaPos.com – Sebagian besar atlet biasanya akan menabung atau menginvestasikan uang mereka kala mendapatkan bonus usai memenangkan medali di sebuah kejuaraan akbar. Namun, atlet para atletik putri asal Bali Ni Made Arianti Putri punya rencana sendiri dengan uang bonus yang ia dapatkan.

Membawa pulang dua medali perak dari nomor lari 100 meter dan lari 400 meter di Asian Para Games 2018, Arianti yang mengantongi bonus sebesar Rp 1 miliar dari pemerintah berencana untuk memotong giginya dengan uang tersebut.

Potong gigi di sini tentunya bukanlah sebuah tindakan iseng atau demi mempercantik diri, melainkan sebuah ritual khas Bali yang bernama Upacara Potong Gigi. “Uangnya tentu selain ditabung, mau dipakai untuk Upacara Potong Gigi juga,” ujar atlet tuna netra low vision tersebut.

Untuk diketahui, Upacara Potong Gigi merupakan tradisi masyarakat Bali yang diperuntukkan bagi para anak yang mulai beranjak dewasa. Meskipun namanya potong gigi, pada praktiknya gigi-gigi orang yang menjalani ritual tersebut hanya dikikis.

Gigi yang dikikis juga hanya enam deret bagian atas, yakni dua gigi taring dan empat gigi seri. Enam gigi yang dikikis tersebut melambangkan bahwa sang anak sudah siap memusnahkan enam sifat buruk manusia, yakni Kama (hawa nafsu), Lobha (serakah), Krodha (pemarah), Mada (pemabuk), Moha (sombong), dan Matsarya (iri hati).

Sebagai seorang atlet, Arianti pun sadar ia betul-betul harus meninggalkan keenam kebiasaan jelek tersebut agar ia bisa terus berprestasi. Upacara potong gigi pun menjadi penanda bahwa ia sudah siap mengarungi jalan atlet dengan membuang jauh-jauh sifat-sifat yang tentu bisa menghambatnya menjadi atlet berprestasi.

Uang bonus digunakan Arianti karena upacara potong gigi yang juga kerap disebut dengan upacara Mepandes itu membutuhkan biaya yang tidak sedikit, bahkan bisa dibilang mahal.

Selain untuk upacara potong gigi, Arianti menuturkan bahwa ia juga menggunakan bonus Rp 1 miliarnya untuk membantu kakaknya yang baru menikah.

“Mau kasih kado juga untuk kakak yang baru nikah,” ujarnya.

Lahir dengan keterbatasan pada mata, Arianti terbukti mampu mendobrak sentimen negatif yang melekat pada dirinya. Dia membuktikan bahwa penyandang disabilitas juga mampu berprestasi di kancah kompetisi Internasional.

Awalnya Arianti sempat putus asa karena mengidap low vision. Namun semangatnya kembali ketika dia memasuki Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Denpasar. Saat itu dia menyadari bahwa dirinya bukan satu-satunya orang yang mengalami keterbatasan.

Ketertarikan Arianti untuk terjun ke dunia atletik awalnya karena rasa ingin tahunya yang besar. Saat itu dia kerap melihat seniornya berlatih. Alhasil timbul niat untuk terjun ke olahraga atletik.

“Dulu sekolah di SLB Negeri 1 Denpasar, di belakangnya ada asrama. Di sana saya lihat senior sering latihan. Terus langka juga ada siswi tuna netra ikut olahraga. Saya mau jadi yang perdana,” ucapnya.

Tidak hanya itu saja, saat itu dia juga dimotivasi oleh salah satu gurunya, I Wayan Sukade. Alhasil niatnya untuk terjun ke dunia atletik makin besar.

Memang tidak mudah bagi penyandang disabilitas untuk terjun ke dunia olahraga. Banyak hambatan yang datang silih berganti. Salah satu hambatan yang dihadapinya adalah ketika dia menjalani latihan untuk nomor lari 400 meter. Sebab pada nomor tersebut dia harus melakukan putaran. Sebagai atlet yang tidak bisa melihat dengan sempurna, berbelok sembari berlari tentunya bisa menjadi masalah sendiri.

“Pertama saya didampingi, kemudian selanjutnya sendiri. Kita juga harus memakai feeling karena harus hafal belokannya,” ucap atlet yang saat ini berstatus sebagai salah satu mahasiswi Universitas Sebelas Maret, Solo tersebut.

Melalui keberhasilannya, Arianti juga berpesan kepada para penyandang disabilitas lain untuk tetap berjuang. “Untuk teman-teman semua jangan pernah menyerah karena kalian itu spesial. Kita tidak pernah tahu rencana Tuhan. Kita juga tidak pernah tahu kapan dan bagaimana Tuhan menyiapkan rezeki dan peruntungan. Yang penting kalian tetap berjuang, jangan takut mencoba dan gagal,” tutupnya.

(mat/JPC)

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.