PM Jepang kembali Kirim Persembahan ke Yasukuni

Peringatan menyerahnya Jepang dalam Perang Dunia II di Kuil Yasukuni, Tokyo, 15 Agustus 2018. (Foto: AFP/KAZUHIRO NOGI)

Tokyo: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengirim sebuah persembahan ke kuil kontroversial Yasukuni di Tokyo, Rabu 17 Oktober 2018. Ini merupakan kesekian kalinya PM Abe mengirim persembahan ke kuil yang didirikan untuk mengenang jutaan prajurit Jepang era Perang Dunia II.

Pm Abe belum pernah lagi mengunjungi Yasukuni sejak Desember 2013. Kunjungan semacam itu hampir dipastikan membuat Tiongkok geram, yang menganggap Yasukuni sebagai memorial kekejaman Jepang di masa lalu.

Saat ini PM Abe sedang berada di Eropa. Juru bicara Yasukuni mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa PM Abe mengirimkan persembahan berupa pohon “masakaki” yang bertuliskan namanya. Persembahan dikirimkan di hari pertama sebuah festival di Yasukuni.

Baca: PM Jepang Donasikan Uang ke Kuil Kontroversial Yasukuni

Yasukuni mengenang 2,5 juta prajurit Jepang era PD II, termasuk empat perwira yang dinyatakan komunitas global sebagai penjahat perang. Kuil tersebut sering menjadi sumber masalah antara Jepang dengan sejumlah negara yang pernah dijajahnya di masa lalu.

Akihito belum pernah mengunjungi Yasukuni sejak dirinya Kaisar Jepang pada 1989. Sementara sang ayah, Kaisar Hirohito, tidak kembali ke Yasukuni usai empat penjahat perang Jepang dimasukkan dalam deretan memorial di kuil tersebut.

Berencana turun takhta tahun depan, Kaisar Akihito memiliki pandangan yang bertolak belakang dengan ayahnya, yang secara agresif ingin memperluas pengaruh Jepang di era perang.

Meski tidak memiliki kekuatan politik, Kaisar Akihito membuat kesal kubu sayap kanan di Jepang usai menyebut Negeri Sakura telah menghadirkan “penderitaan luar biasa” di Tiongkok. Dia juga menyesalkan Jepang pernah bertindak brutal terhadap masyarakat di Semenanjung Korea.

(WIL)