Mengurai Misteri Hilangnya Wartawan Saudi dari Smartwatch

Jakarta – Kasus hilangnya jurnalis Arab Saudi, Jamal Khashoggi masih terus diselidiki. Perkembangan terakhir, otoritas Turki menemukan petunjuk dari jam tangan pintar atau smartwatch yang dipakai Khashoggi sebelum hilang di kantor konsulat Arab Saudi.

Dituturkan dua pejabat senior Turki, seperti dilansir Reuters, Kamis (11/10/2018), Khashoggi memakai smartwatch merek Apple saat masuk ke gedung konsulat pada 2 Oktober.

Sementara ponselnya, dititipkan ke tunangannya, Hatice Cengiz yang tidak bisa masuk ke dalam. Diketahui bahwa salah satu telepon genggam itu terhubung dengan Apple Watch yang dipakai Khashoggi saat itu.

Disebutkan seorang pejabat senior pemerintahan Turki dan seorang pejabat senior keamanan setempat yang tidak bisa disebut identitasnya, dua perangkat teknologi yang saling terhubung itu menjadi ‘jantung’ penyelidikan atas hilangnya Khashoggi.

“Kami telah menentukan bahwa itu memang dia ketika dia masuk ke dalam Konsulat (Saudi-red),” ujar pejabat keamanan Turki itu, merujuk pada rekaman kamera keamanan.

Pada Rabu (3/10), Kementerian Luar Negeri Turki memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk meminta penjelasan hilangnya Khashoggi. Seorang narasumber di tubuh pemerintah Turki mengatakan kepada kantor berita Reuters dan Washington Post bahwa tinjauan awal kepolisian adalah Khashoggi dibunuh di dalam konsulat.

“Kami meyakini pembunuhan itu direncanakan dan jenazahnya belakangan dikeluarkan dari konsulat,” sebut salah satu sumber kepada Reuters.

Hingga kini, kasus hilangnya Khashoggi masih dalam penyelidikan.

Sekilas tentang Khashoggi, dia bersikap kritis terhadap sejumlah kebijakan Putra Mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman dan intervensi militer Saudi di Yaman.
(nkn/bag)